Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

DATA SATELIT PROVINSI JATENG

Banner4
PHSL IRRI
katam
Banner5
MKRPL
banner2
banner1

Publikasi

Kalender Kegiatan

<<  Oct 2014  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini540
mod_vvisit_counterMinggu Ini2889
mod_vvisit_counterBulan Ini19656
mod_vvisit_counterSemua145451

Berita

Berita lainnya...

Video



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Link Terkait

Polling

Bagaimana Pendapat Anda Tantang Website Ini?
 

Info Teknologi

Penyakit Kembung

article thumbnail



Penyakit kembung pada ternak merupakan penyakit yang sering terjadi dan dapat menyebabkan kematian. Kembung disebut juga Bloat atau Tympani yang terjadi karena adanya [ ... ]


Produk Olah Jambu Mete

article thumbnail



Jambu mete (Anacardium ocidentale L.) adalah komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, antara lain berfungsi sebagai tanaman penghijauan, hasil bijinya  [ ... ]


Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Dengan Orgadec

article thumbnail

 

Pupuk organik biasanya dibuat melalui proses dekomposisi secara alami yang memerlukan waktu lama. Saat ini inovasi untuk mempercepat proses pengomposan bahan organ [ ... ]


Budidaya Brokoli

article thumbnail



Brokoli (Brassica oleracea cv Broccoli ) secara selintas mirip dengan kubis bunga. Warna kepala bunga ada yang hijau, ungu, putih, dan hijau muda, tergantung varietasn [ ... ]


Mengenal Penyakit Reproduksi pada Sapi

article thumbnail



Gangguan reproduksi pada sapi potong yang sering mengakibatkan kegagalan dalam proses kelahiran antara lain Prolapsus, Retensi Plasenta, Distokia, dan Keluron. Penagg [ ... ]


Mocaf Sebagai Alternatif Substitusi Terigu

article thumbnail



Mocaf (modified cassava flour) adalah produk tepung dari ubikayu yang diproses secara fermentasi. Penampilan mocaf seperti terigu sehingga dapat dijadikan sebag [ ... ]


Teknologi Lainnya ..


Studi Banding BPTP Jateng ke Provinsi Jawa Timur PDF Cetak E-mail
Berita

jtmjtmjtgTim kegiatan Kebun Bibit Induk (KBI) yang merupakan sub kegiatan MKRPL BPTP Jawa Tengah melakukan studi banding ke BPTP Jawa Timur dilaksanakan 9 – 11 Juni 2014. Kunjungan dipimpin oleh oleh Ketua Pendampingan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Jawa Tengah (Dr. Agus Hermawan) bersama dengan 14 anggota tim MKRPL dan KBI. Studi banding diawali dengan mengunjungi KBI BPTP Jawa Timur dan selanjutnya ke Kebun Bibit Desa (KBD) di 3 lokasi yangberada di lingkungan kantor di Karangploso Kabupaten Malang. Kegiatan KBI Jawa Timur berada di bawah kegiatan UPBS dan terintegrasi dengan kegiatan Sumber Daya Genetik (SDG). Beberapa komoditas lokal hasil eksplorasi SDG unggul dikembangkan dan diperbanyak oleh KBI untuk didistribusikan ke KBD-KBD KRPL. Berbagai macam komoditas sayuran yang diperbanyak di kebun KBI diantaranya cabai rawit lokal, sawi liman, sawi manis (siomak), bawang merah, tomat dan koro. Selain sayuran, komoditas buah yang diperbanyak adalah pepaya merah delima. Tanaman ini dibudidayakan di lahan maupun wadah/tray pada lahan terbuka dan screen house. Setelah melalui proses pascapanen, benih tersebut siap dikemas. Pengemasan menjadi salah satu hal penting dari kegiatan KBI. Pengemasan diawali dengan penimbangan benih kemudian pemberian label dan penyimpanan di ruangan khusus. Fasilitas pengemasan dan penyimpanan yang digunakan sudah cukup lengkap. Kunjungan berikutnya ke lokasi KBD di 3 kabupaten. Pertama, KBD Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, KBD Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung dan KBD Desa Rejomulya Kecamatan Kota Kabupaten Kediri. Saat ini, KBD di ke tiga lokasi berjalan dengan baik. Masing-masing KBD memiliki keunggulan tersendiri. KBD yang berada di Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang memiliki 2 KBD dengan variasi komoditas sayuran juga ada jamur dan pembesaran lele. KBD Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung walaupun baru berjalan selama 6 bulan namun sudah berkontribusi dengan perolehan penghargaan Adipura Kencana. KBD Desa Rejomulya Kecamatan Kota Kabupaten Kediri sudah teruji lestari karena walaupun hanya menjadi lokasi kegiatan BPTP tahun 2012 namun sampai sekarang tetap berjalan dengan baik. (NF, ACK, AH)

 
Promosi Pakan Konsentrat Produksi PPM BPTP Jawa Tengah PDF Cetak E-mail
Berita

pknsapiUsaha sapi kereman maupun sapi perah memerlukan pakan konsentrat minimal 40% dari kebutuhan seluruh ransumnya. Akhir-akhir ini harga pakan konsentrat semakin melambung tinggi sehingga cukup memberatkan para pengusaha ternak skala kecil maupun menengah/besar. Melalui operasionalisasi pabrik pakan mini (PPM), BPTP Jateng berupaya memberikan solusinya dengan menyediakan pakan konsentrat murah dengan kandungan nutrisi cukup memadai. Guna memperkenalkan produknya tim pengkaji PPM melakukan kegiatan promosi untuk uji coba pakan konsentrat yaitu di perusahaan peternakan sapi potong milik bapak Cahyono yang memelihara ± 30 ekor dan di peternakan sapi milik Pak Bambang yang memelihara sapi potong jenis persilangan dan sapi perah sebanyak 92 ekor. Lokasi kandang kedua peternak sapi ini berdampingan, terletak di Desa Watu Sari, Kelurahan Patemon, Kec. Gunung Pati, Kota Semarang. Pak Cahyono adalah peternak sekaligus pedagang/pejagal ternak yang sudah memiliki pangsa pasar (2 ekor/minggu). Pak Cahyono dengan Pak Bambang bekerjasama dalam usaha peternakan yaitu untuk memenuhi permintaan sapi. Saat ini pak Cahyono memberikan pakan konsentrat berupa wheat brand, singkong dan ampas tahu dan hijauan segar berupa rumput unggul/king grass dan sedikit jerami padi. Harga wheat brand cukup tinggi yakni Rp.3000,-/kg, harga ampas tahu Rp.750,-/kg. Menurut pengalaman Pak Cahyono sapi-sapi bisa memberikan pertambahan bobot yang tinggi dan tekstur dagingnya keset, kuncinya terutama pada pemberian singkong. Adapun pakan yang diberikan di peternakan sapi milik Pak bambang terdiri atas konsentrat komersil lain (kemasan 50 kg, harga Rp. 110.000,-). Pakan konsentrat sapi potong produk PPM BPTP Jateng dengan kandungan PK minimal 15% dan TDN min 65% dipasarkan dengan harga Rp.100.000,-/50 kg. Dari sampel yang dicobakan pada ternak sapi di kandang Pak Cahyono maupun Pak Bambang, nampak bahwa ternak sapi menyukai pakan tersebut, sehingga Pak Cahyono pun berminat untuk memesan sebanyak 1000 kg dan apabila hasilnya bagus Pak Cahyono akan mempromosikan kepada peternak yang lain. Selanjutnya tim PPM memperkenalkan pakan konsentrat ke peternakan sapi kereman milik Pak Bagus di Ambarawa yang memelihara ± 60 ekor. Kandang sapi Pak bagus berada di tengah perkampungan padat penduduk, beliau menuturkan bahwa usaha ternak sapi diambang batas mengkhawatirkan, sebab biaya pakan yang dikeluarkan cukup tinggi (Rp.30.000/e/h) padahal pertambahan bobot badan yang dicapai tidak bisa mencapai 1 kg. Namun demikian usaha Pak Bagus dan keluarganya ini tetap bisa eksis karena menjual sapi sudah dalam bentuk daging/karkas (sekaligus bertindak sebagai pejagal). Kehadiran BPTP Jateng dengan membawa sampel pakan produk PPM BPTP Jateng menjadi harapan Pak Bagus agar ada kerjasama untuk uji coba pakan, dengan materi sapi miliknya dan dengan pakan yang bagus kualitasnya dan harganya lebih murah dapat berhasil. Saat ini untuk penggemukan sapi, Pak Bagus menggunakan pakan konsentrat sapi perah dengan harga Rp.2500,-/kg, sedangkan harga konsentrat sapi perah PPM–BPTP Jateng dengan kandungan PK minimal 20 % dan TDN minimal 70%, dipasarkan dengan harga Rp.2250,-/kg. (UN)

 
Dialog Nasional Pembangunan Pertanian Indonesia Masa Depan PDF Cetak E-mail
Berita

mhswnrsmbBadan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menyelenggarakan Dialog Nasional Pembangunan Pertanian Indonesia Masa Depan di Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi-umbian, Malang, Jawa Timur pada 9-10 Juni 2014. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penyebarluasan inovasi pertanian bagi stake holder, khususnya bagi generasi muda agar kembali cinta kepada pertanian. Dialog dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan PENAS, dengan tema “Membangkitkan kepedulian dan peran generasi muda dalam membangun pertanian indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan petani-nelayan” . Peserta terdiri atas para pakar, pengambil kebijakan, peneliti, penyuluh, petani, dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa fakultas/jurusan pertanian dari perguruan tinggi/ Universitas di seluruh Provinsi di Indonesia. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah ikut berpartisipasi dalam acara ini dengan mengikutsertakan 2 mahasiswa yaitu Dyah Ayu (Universitas Diponegoro) dan Eriandra (Universitas Kristen Satya Wacana) yang didampingi oleh Dr. Forita Dyah Arianti (peneliti) dan Dwinta Prasetianti (penyuluh). Beberapa materi yang disampaikan oleh para peneliti dari Badan Litbang Pertanian antara lain, 1) Pertanian keluarga : trend bangkitkan peran rumah tangga sebagai penyangga pangan dengan (Dr. Yudi Sastro); 2) Informasi pertanian berbasis web: Menjawab tantangan perubahan iklim dunia ( Dr. Aris Pramudya); 3) Teknologi pengembangan pertanian bio industri dan pengembangan bahan bakar nabati (Ir. Andi Nur Alamsyah); 4) Prospektif pengembangan teknologi nano untuk pengolahan hasil pertanian oleh BB Pasca Panen, (Haerudin, PhD). 5) Kiat sukses pasarkan produk pertanian indonesia ke mancanegara (pembelajaran dari pemuda eksportir buah, narasumber Hadi). Melaui dialog nasional ini diharapkan mahasiswa perwakilan dari provinsi Jawa Tengah dapat mengomunikasikan hasil pembelajaran dari program pembangunan pertanian yang memerlukan dukungan generasi muda, dan dapat mempertemukan serta membangun jejaring kerja dengan generasi muda dari kelompok akademisi dalam pengembangan inovasi pertanian untuk kesejahteraan petani-nelayan. Acara Dialog Nasional tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. Suswono yang didampingi oleh Kepala Badan Litbang Pertanian (Dr. Haryono). Para mahasiswa sangat antusias dan tertarik dengan inovasi –inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh para pakar Badan Litbang Pertanian. (FDA)

 
Kebun Bibit Desa ‘Tunggak Semi’ Desa Wolo, Grobogan dan Isteri Bupati Grobogan PDF Cetak E-mail
Berita

grobgrob2Program pembangunan saat ini sedang ditingkatkan, oleh karena itu peran serta kaum wanita atau ibu rumah tangga juga diharapkan membantu dalam meningkatkan produksi pertanian maupun pendapatan rumah tangganya. Tanaman pekarangan akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan, sehingga dapat mengantisipasi kelangkaan bahan – bahan bumbu dapur, demikian pesan istri Bupati Grobogan (Ibu Dyah Nariyah Bambang Pujiono), kepada ibu – ibu RT 1 dan RT 2 di lingkungan RW III Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan sebagai pelaksana kegiatan m-KRPL. Pesan tersebut disampaikan pada kunjungan istri Bupati pada 17 Mei 2014. Tujuan kunjungan ini adalah penilaian dalam rangka lomba ‘HATINYA’ (HAlaman Tertib Indah dan NYAman) PKK se Kabupaten Grobogan. Penilaian yang dilakukan pada setiap pekarangan di desa memberikan cerminan tingkat pemanfaatan pekarangan yang maksimal, sekaligus pemberdayaan kaum perempuan yang efektif. Ibu Dyah Nariyah, kagum dengan aneka jenis tanaman sayuran yang dapat tumbuh subur di lahan pekarangan, diantaranya, sawi, seledri, cabai, tomat, terong, sawi jepang, kembang kol, kenikir, cincau, labu. Tanaman buah – buahan, kelengkeng, anggur dan pepaya. Juga tanaman empon – empon seperti jahe, kencur, serai, ketumbar. Dalam hal penyediaan bibit tanaman sayuran untuk pekarangan, Desa Wolo sudah bisa mencukupi untuk keperluan bibitnya dari KBD (Kebun Bibit Desa) ‘Tunggak Semi’, hasil binaan BPTP Jawa Tengah sejak tahun 2012 yang lalu. Hal lain yang diharapkan oleh istri Bupati Grobogan adalah agar setiap desa dapat mencontoh pemanfaatan pekarangan yang ada di Desa Wolo, sehingga pemberdayaan kaum perempuan dengan memanfaatkan pekarangan dapat dilakukan secara maksimal. Hal ini juga dapat bermanfaat untuk menambah pendapatan keluarga di pedesaan, atau paling tidak dapat mengurangi pengeluaran ibu – ibu rumah tangga dari pembelian sayuran dan buah – buahannya. Semoga kegiatan pemanfaatan pekarangan ini dapat terus dikembangkan di Kabupaten Grobogan. (AS)

 
Kepala BPTP Jateng dan Seminar Nasional Kacang dan Umbi PDF Cetak E-mail
Berita

isis2Misi pembangunan pertanian Indonesia ke depan adalah menyediakan pangan yang cukup jumlah dan kualitas, seiring dengan makin bertambahnya jumlah penduduk, dan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat. Peran aneka kacang dan umbi sebagai pendukung pertanian bioindustri sangat strategis. Sehubungan dengan hal tersebut Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, Malang, Jawa Timur menyelenggarakan seminar nasional pada 5 Juni 2014. Tema dari seminar nasional adalah Inovasi Teknologi Tanaman Aneka Kacang dan Umbi-umbian untuk Mewujudkan Sistem Pertanian Bio-industri Berkelanjutan. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 200  peserta yang terdiri dari peneliti dan penyuluh, mahasiswa dan tamu undangan lainnya. Kepala Badan Litbang yang diwakili oleh Ibu Dr. Handewi Purwati Salim (Plt. Kapus Litbangtan) membuka seminar nasional sekaligus memberikan arah kebijakan penelitian dan pengembangan komoditas aneka kacang dan umbi guna mendukung sistem pertanian bioindustri berkelanjutan. Acara ini dilaksanakan sebagai sarana bagi peneliti, penyuluh dan mahasiswa dalam membedah dan mengkaji beberapa hasil penelitian tanaman aneka kacang dan umbi-umbian. Ada 127 presentasi makalah yang disajikan dalam bentuk poster dan oral. Pada kesempatan tersebut Bapak Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, Dr. Ir. Moh. Ismail Wahab, M.Si ikut berpartisipasi pada seminar nasional hasil penelitian tanaman aneka kacang dan umbi-umbian dengan tujuan untuk dapat mengembangkan inovasi teknologi pertanian bioindustri berkelanjutan di Jawa Tengah. (DP)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SDM Profesional

Peneliti Utama
Ir. Yulianto, S.U. menyelesaikan S1 pada Fakultas Pertanian, Jurusan Fitopatologi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1980), S2 pada Fakultas Pasca Sarjana, Bidang Pertanian, Jurusan Fitopatologi, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1987).
Joomla Templates by JoomlaVision.com