Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

DATA SATELIT PROVINSI JATENG

MKRPL
Banner3
banner1
SMS Center
katam
Banner5
PHSL IRRI

Publikasi

Kalender Kegiatan

<<  Oct 2014  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
    1  2  3  4  5
  6  7  8  9101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini662
mod_vvisit_counterMinggu Ini4473
mod_vvisit_counterBulan Ini21240
mod_vvisit_counterSemua147035

Berita

Berita lainnya...

Video



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Link Terkait

Polling

Bagaimana Pendapat Anda Tantang Website Ini?
 

Info Teknologi

Pengenalan dan Pengendalian OPT Utama Tanaman Pepaya

article thumbnail


Serangan organisme pengganggu tanaman (OPT)  pepaya menghebat diantaranya disebabkan oleh faktor iklim dan cara budidaya yang kurang memperhatikan aspek kebersihan li [ ... ]


Budidaya Kapulaga

article thumbnail



Kapulaga adalah komoditas yang termasuk tanaman obat-obatan, yang dalam perdagangan digolongkan dalam dua jenis yaitu kapulaga sabrang dan kapulaga local. Kapulaga seb [ ... ]


Penetasan Telur Unggas

article thumbnail



Penetasan telur unggas khususnya itik dapat dilakukan dengan mesin tetas. Penetasan dengan mesin tetas mempunyai kelebihan, telur yang ditetaskan dapat berjumlah banya [ ... ]


Pembibitan Anggrek Phalaenopsis

article thumbnail

Anggrek adalah komoditas yang mempunyai nilai estetika dan ekonomis tinggi. Salah satu jenis anggrek yang terkenal di Indonesia adalah Phalaenopsis atau Anggrek Bulan. Anggre [ ... ]


Cara Mudah Membuat Pupuk Organik Dengan Orgadec

article thumbnail

 

Pupuk organik biasanya dibuat melalui proses dekomposisi secara alami yang memerlukan waktu lama. Saat ini inovasi untuk mempercepat proses pengomposan bahan organ [ ... ]


Produk Olahan Stroberi

article thumbnail



Buah stroberi cepat rusak apabila sudah dipanen. Untuk mengatasi/mengurangi kerusakan setelah panen pada buah stroberi dapat dilakukan dengan mengolah buah stroberi  [ ... ]


Teknologi Lainnya ..


Jawa Tengah pada Penas XIV 2014 di Malang PDF Cetak E-mail
Berita

Penas (Pekan Nasional) ke 14 yang dilaksanakan 7-12 Juni 2014 di Malang Jawa Timur merupakan ajang atau wahana para petani nelayan dan petani hutan dalam melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang dilaksanakan 4 tahunan sekali. Penas kali ini dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Hj. Ani Yudhoyono, Menteri Pertanian beserta Ibu, seluruh Gubernur se Indonesia, delegasi/mitra petani ASEAN, petani alumni magang jepang, pemuda tani dan unsur lainnya yang berjumlah kurang lebih 60 ribu orang dari seluruh penjuru nusantara. Tema penas yang diusung adalah“ Memantapkan Kepemimpinan dan Kemandirian Kontak Tani Nelayan dalam Rangka Kemitraan dan Jejaring Usaha Tani Guna Mewujudkan Kesejahteraan Petani dan Nelayan”. Kontingen provinsi Jawa Tengah berjumlah 1.500 orang terdiri dari SKPD provinsi/kabupaten/kota, petani dan nelayan.

stanstna1BPTP Jateng tidak ketinggalan ikut dalam pelaksanaan Penas dan bergabung dengan kontingen Jateng. BPTP Jateng berperan sebagai pembina dan pendamping untuk lomba asah terampil, temu wicara, unjuk tangkas dan karya ilmiah. Peserta temu wicara dari Jateng telah diseleksi pada kegiatan Peda (Pekan Daerah) beberapa waktu yang lalu. Sedangkan untuk lomba asah terampil dilakukan di Laboratorium Diseminasi BPTP Jateng. Kegiatan lainnya pada Penas ke XIV di Malang adalah pameran produk unggulan dimana kegiatan tersebut dijadikan ajang promosi produk unggulan daerah. Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi yang berpartisipasi menampilkan berbagai produk seperti produk segar, produk olahan, hasil kerajinan, dan produk lain yang merupakan hasil karya petani dan nelayan. Produk – produk tersebut diantaranya sayuran organik, produk olahan kayu gaharu, kain batik, kemoceng bulu sintesis, olahan Carica, jamu godok berbahan baku jahe alang – alang dan bebrbagai produk lainnya. Produk-produk tersebut berasal dari berbagai daerah di Jateng diantaranya Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Semarang, Kota Semarang dan Kendal. Produk yang banyak dicari adalah jamu godok jahe alang – alang, olahan kayu gaharu, dan kain batik Banyumas. Namun demikian produk lain yang dipamerkanpun turut menjadi perhatian pengunjung. Selain produk unggulan stand Jateng memamerkan stand berbentuk joglo miniatur Tugu Muda yang berdiri disamping joglo. Joglo dan tugu muda merupakan identitas Provinsi Jawa Tengah yang telah dikenal oleh khalayak. (DP, ASR,FDA)

 
Studi Banding BPTP Jateng ke Provinsi Jawa Timur PDF Cetak E-mail
Berita

jtmjtmjtgTim kegiatan Kebun Bibit Induk (KBI) yang merupakan sub kegiatan MKRPL BPTP Jawa Tengah melakukan studi banding ke BPTP Jawa Timur dilaksanakan 9 – 11 Juni 2014. Kunjungan dipimpin oleh oleh Ketua Pendampingan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) Jawa Tengah (Dr. Agus Hermawan) bersama dengan 14 anggota tim MKRPL dan KBI. Studi banding diawali dengan mengunjungi KBI BPTP Jawa Timur dan selanjutnya ke Kebun Bibit Desa (KBD) di 3 lokasi yangberada di lingkungan kantor di Karangploso Kabupaten Malang. Kegiatan KBI Jawa Timur berada di bawah kegiatan UPBS dan terintegrasi dengan kegiatan Sumber Daya Genetik (SDG). Beberapa komoditas lokal hasil eksplorasi SDG unggul dikembangkan dan diperbanyak oleh KBI untuk didistribusikan ke KBD-KBD KRPL. Berbagai macam komoditas sayuran yang diperbanyak di kebun KBI diantaranya cabai rawit lokal, sawi liman, sawi manis (siomak), bawang merah, tomat dan koro. Selain sayuran, komoditas buah yang diperbanyak adalah pepaya merah delima. Tanaman ini dibudidayakan di lahan maupun wadah/tray pada lahan terbuka dan screen house. Setelah melalui proses pascapanen, benih tersebut siap dikemas. Pengemasan menjadi salah satu hal penting dari kegiatan KBI. Pengemasan diawali dengan penimbangan benih kemudian pemberian label dan penyimpanan di ruangan khusus. Fasilitas pengemasan dan penyimpanan yang digunakan sudah cukup lengkap. Kunjungan berikutnya ke lokasi KBD di 3 kabupaten. Pertama, KBD Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang, KBD Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung dan KBD Desa Rejomulya Kecamatan Kota Kabupaten Kediri. Saat ini, KBD di ke tiga lokasi berjalan dengan baik. Masing-masing KBD memiliki keunggulan tersendiri. KBD yang berada di Desa Sengguruh Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang memiliki 2 KBD dengan variasi komoditas sayuran juga ada jamur dan pembesaran lele. KBD Desa Wonorejo Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung walaupun baru berjalan selama 6 bulan namun sudah berkontribusi dengan perolehan penghargaan Adipura Kencana. KBD Desa Rejomulya Kecamatan Kota Kabupaten Kediri sudah teruji lestari karena walaupun hanya menjadi lokasi kegiatan BPTP tahun 2012 namun sampai sekarang tetap berjalan dengan baik. (NF, ACK, AH)

 
Promosi Pakan Konsentrat Produksi PPM BPTP Jawa Tengah PDF Cetak E-mail
Berita

pknsapiUsaha sapi kereman maupun sapi perah memerlukan pakan konsentrat minimal 40% dari kebutuhan seluruh ransumnya. Akhir-akhir ini harga pakan konsentrat semakin melambung tinggi sehingga cukup memberatkan para pengusaha ternak skala kecil maupun menengah/besar. Melalui operasionalisasi pabrik pakan mini (PPM), BPTP Jateng berupaya memberikan solusinya dengan menyediakan pakan konsentrat murah dengan kandungan nutrisi cukup memadai. Guna memperkenalkan produknya tim pengkaji PPM melakukan kegiatan promosi untuk uji coba pakan konsentrat yaitu di perusahaan peternakan sapi potong milik bapak Cahyono yang memelihara ± 30 ekor dan di peternakan sapi milik Pak Bambang yang memelihara sapi potong jenis persilangan dan sapi perah sebanyak 92 ekor. Lokasi kandang kedua peternak sapi ini berdampingan, terletak di Desa Watu Sari, Kelurahan Patemon, Kec. Gunung Pati, Kota Semarang. Pak Cahyono adalah peternak sekaligus pedagang/pejagal ternak yang sudah memiliki pangsa pasar (2 ekor/minggu). Pak Cahyono dengan Pak Bambang bekerjasama dalam usaha peternakan yaitu untuk memenuhi permintaan sapi. Saat ini pak Cahyono memberikan pakan konsentrat berupa wheat brand, singkong dan ampas tahu dan hijauan segar berupa rumput unggul/king grass dan sedikit jerami padi. Harga wheat brand cukup tinggi yakni Rp.3000,-/kg, harga ampas tahu Rp.750,-/kg. Menurut pengalaman Pak Cahyono sapi-sapi bisa memberikan pertambahan bobot yang tinggi dan tekstur dagingnya keset, kuncinya terutama pada pemberian singkong. Adapun pakan yang diberikan di peternakan sapi milik Pak bambang terdiri atas konsentrat komersil lain (kemasan 50 kg, harga Rp. 110.000,-). Pakan konsentrat sapi potong produk PPM BPTP Jateng dengan kandungan PK minimal 15% dan TDN min 65% dipasarkan dengan harga Rp.100.000,-/50 kg. Dari sampel yang dicobakan pada ternak sapi di kandang Pak Cahyono maupun Pak Bambang, nampak bahwa ternak sapi menyukai pakan tersebut, sehingga Pak Cahyono pun berminat untuk memesan sebanyak 1000 kg dan apabila hasilnya bagus Pak Cahyono akan mempromosikan kepada peternak yang lain. Selanjutnya tim PPM memperkenalkan pakan konsentrat ke peternakan sapi kereman milik Pak Bagus di Ambarawa yang memelihara ± 60 ekor. Kandang sapi Pak bagus berada di tengah perkampungan padat penduduk, beliau menuturkan bahwa usaha ternak sapi diambang batas mengkhawatirkan, sebab biaya pakan yang dikeluarkan cukup tinggi (Rp.30.000/e/h) padahal pertambahan bobot badan yang dicapai tidak bisa mencapai 1 kg. Namun demikian usaha Pak Bagus dan keluarganya ini tetap bisa eksis karena menjual sapi sudah dalam bentuk daging/karkas (sekaligus bertindak sebagai pejagal). Kehadiran BPTP Jateng dengan membawa sampel pakan produk PPM BPTP Jateng menjadi harapan Pak Bagus agar ada kerjasama untuk uji coba pakan, dengan materi sapi miliknya dan dengan pakan yang bagus kualitasnya dan harganya lebih murah dapat berhasil. Saat ini untuk penggemukan sapi, Pak Bagus menggunakan pakan konsentrat sapi perah dengan harga Rp.2500,-/kg, sedangkan harga konsentrat sapi perah PPM–BPTP Jateng dengan kandungan PK minimal 20 % dan TDN minimal 70%, dipasarkan dengan harga Rp.2250,-/kg. (UN)

 
Dialog Nasional Pembangunan Pertanian Indonesia Masa Depan PDF Cetak E-mail
Berita

mhswnrsmbBadan Penelitian dan Pengembangan Pertanian menyelenggarakan Dialog Nasional Pembangunan Pertanian Indonesia Masa Depan di Balai Penelitian Aneka Kacang dan Umbi-umbian, Malang, Jawa Timur pada 9-10 Juni 2014. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya penyebarluasan inovasi pertanian bagi stake holder, khususnya bagi generasi muda agar kembali cinta kepada pertanian. Dialog dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan PENAS, dengan tema “Membangkitkan kepedulian dan peran generasi muda dalam membangun pertanian indonesia untuk mewujudkan kesejahteraan petani-nelayan” . Peserta terdiri atas para pakar, pengambil kebijakan, peneliti, penyuluh, petani, dan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa fakultas/jurusan pertanian dari perguruan tinggi/ Universitas di seluruh Provinsi di Indonesia. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah ikut berpartisipasi dalam acara ini dengan mengikutsertakan 2 mahasiswa yaitu Dyah Ayu (Universitas Diponegoro) dan Eriandra (Universitas Kristen Satya Wacana) yang didampingi oleh Dr. Forita Dyah Arianti (peneliti) dan Dwinta Prasetianti (penyuluh). Beberapa materi yang disampaikan oleh para peneliti dari Badan Litbang Pertanian antara lain, 1) Pertanian keluarga : trend bangkitkan peran rumah tangga sebagai penyangga pangan dengan (Dr. Yudi Sastro); 2) Informasi pertanian berbasis web: Menjawab tantangan perubahan iklim dunia ( Dr. Aris Pramudya); 3) Teknologi pengembangan pertanian bio industri dan pengembangan bahan bakar nabati (Ir. Andi Nur Alamsyah); 4) Prospektif pengembangan teknologi nano untuk pengolahan hasil pertanian oleh BB Pasca Panen, (Haerudin, PhD). 5) Kiat sukses pasarkan produk pertanian indonesia ke mancanegara (pembelajaran dari pemuda eksportir buah, narasumber Hadi). Melaui dialog nasional ini diharapkan mahasiswa perwakilan dari provinsi Jawa Tengah dapat mengomunikasikan hasil pembelajaran dari program pembangunan pertanian yang memerlukan dukungan generasi muda, dan dapat mempertemukan serta membangun jejaring kerja dengan generasi muda dari kelompok akademisi dalam pengembangan inovasi pertanian untuk kesejahteraan petani-nelayan. Acara Dialog Nasional tersebut juga dihadiri oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. Suswono yang didampingi oleh Kepala Badan Litbang Pertanian (Dr. Haryono). Para mahasiswa sangat antusias dan tertarik dengan inovasi –inovasi teknologi yang telah dihasilkan oleh para pakar Badan Litbang Pertanian. (FDA)

 
Kebun Bibit Desa ‘Tunggak Semi’ Desa Wolo, Grobogan dan Isteri Bupati Grobogan PDF Cetak E-mail
Berita

grobgrob2Program pembangunan saat ini sedang ditingkatkan, oleh karena itu peran serta kaum wanita atau ibu rumah tangga juga diharapkan membantu dalam meningkatkan produksi pertanian maupun pendapatan rumah tangganya. Tanaman pekarangan akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan, sehingga dapat mengantisipasi kelangkaan bahan – bahan bumbu dapur, demikian pesan istri Bupati Grobogan (Ibu Dyah Nariyah Bambang Pujiono), kepada ibu – ibu RT 1 dan RT 2 di lingkungan RW III Desa Wolo, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan sebagai pelaksana kegiatan m-KRPL. Pesan tersebut disampaikan pada kunjungan istri Bupati pada 17 Mei 2014. Tujuan kunjungan ini adalah penilaian dalam rangka lomba ‘HATINYA’ (HAlaman Tertib Indah dan NYAman) PKK se Kabupaten Grobogan. Penilaian yang dilakukan pada setiap pekarangan di desa memberikan cerminan tingkat pemanfaatan pekarangan yang maksimal, sekaligus pemberdayaan kaum perempuan yang efektif. Ibu Dyah Nariyah, kagum dengan aneka jenis tanaman sayuran yang dapat tumbuh subur di lahan pekarangan, diantaranya, sawi, seledri, cabai, tomat, terong, sawi jepang, kembang kol, kenikir, cincau, labu. Tanaman buah – buahan, kelengkeng, anggur dan pepaya. Juga tanaman empon – empon seperti jahe, kencur, serai, ketumbar. Dalam hal penyediaan bibit tanaman sayuran untuk pekarangan, Desa Wolo sudah bisa mencukupi untuk keperluan bibitnya dari KBD (Kebun Bibit Desa) ‘Tunggak Semi’, hasil binaan BPTP Jawa Tengah sejak tahun 2012 yang lalu. Hal lain yang diharapkan oleh istri Bupati Grobogan adalah agar setiap desa dapat mencontoh pemanfaatan pekarangan yang ada di Desa Wolo, sehingga pemberdayaan kaum perempuan dengan memanfaatkan pekarangan dapat dilakukan secara maksimal. Hal ini juga dapat bermanfaat untuk menambah pendapatan keluarga di pedesaan, atau paling tidak dapat mengurangi pengeluaran ibu – ibu rumah tangga dari pembelian sayuran dan buah – buahannya. Semoga kegiatan pemanfaatan pekarangan ini dapat terus dikembangkan di Kabupaten Grobogan. (AS)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SDM Profesional

Peneliti Muda
Dr. Ir. Dewi Sahara, MP, mendapatkan gelar Sarjana Pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin Makassar pada 1992. Pendidikan S2 jurusan Ekonomi Pertanian ditempuh di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (1999-2001) dengan gelar Master Pertanian (MP). Gelar doktor dalam bidang Ekonomi Pertanian diperoleh dari Institut Pertanian Bogor/IPB (2007-2011).
Joomla Templates by JoomlaVision.com