Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

DATA SATELIT PROVINSI JATENG

Banner3
Banner5
MKRPL
banner1
SMS Center
banner2
katam

Publikasi

Kalender Kegiatan

<<  Dec 2014  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
  1  2  3  4  5  6  7
  8  91011121314
15161718192021
22232425262728
293031    

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini110
mod_vvisit_counterMinggu Ini110
mod_vvisit_counterBulan Ini15794
mod_vvisit_counterSemua187887

Video



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Link Terkait

Polling

Bagaimana Pendapat Anda Tantang Website Ini?
 

Info Teknologi

Keripik Daun Singkong Rasa Paru

article thumbnail




Kripik paru biasa dikenal berasal dari bahan ternak sapi dan mempunyai cita rasa lezat. Saat ini telah ada teknologi baru untuk membuat keripik rasa paru dari  [ ... ]


Integrasi Ternak Sapi dengan Tanaman Kopi

article thumbnail

Integrasi tanaman dengan ternak adalah suatu integrasi usaha yang dapat saling menguntungkan. Salah satu contoh suatu integrasi antara tanaman dengan ternak adalah p [ ... ]


Produk Olah Jambu Mete

article thumbnail



Jambu mete (Anacardium ocidentale L.) adalah komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, antara lain berfungsi sebagai tanaman penghijauan, hasil bijinya  [ ... ]


Biokult dalam Pakan Penggemukan Domba

article thumbnail



Biokult merupakan sebutan untuk probiotik yang digunakan dalam pakan penggemukan domba dalam inovasi teknologi yang dikaji BPTP Jawa Tengah. Probiotik yang dimaksud di [ ... ]


Sambal Kering

article thumbnail




Bagi sebagian orang Indonesia, sambal menjadi salah satu menu wajib saat makan atau saat menyantap sesuatu, karena rasa khasnya yaitu pedas. Salah satu cara me [ ... ]


Produk Olahan Stroberi

article thumbnail



Buah stroberi cepat rusak apabila sudah dipanen. Untuk mengatasi/mengurangi kerusakan setelah panen pada buah stroberi dapat dilakukan dengan mengolah buah stroberi  [ ... ]


Teknologi Lainnya ..


Temu Wicara Open House di KP Bandongan PDF Cetak E-mail
Berita

 

lapDisplay KRPL tertata rapiSalah satu dari serangkaian acara OH yang sangat menarik adalah forum temu wicara yang dilaksanakan pada penutup kegiatan hari pertama, Kamis 14 Agustus 2014 dan diikuti oleh seluruh peserta tamu undangan baik dari stakeholders maupun unsur pengguna teknologi. Acara digelar dengan tujuan untuk mendapatkan umpan balik terhadap inovasi teknologi yang disajikan dalam berbagai display. Umpan balik yang dimaksud yakni berupa tanggapan, komentar maupun informasi-informasi lain yang berguna dalam menyempurnakan ataupun menghasilkan inovasi teknologi baru yang berguna dalam pembangunan pertanian di Jawa Tengah.

Salah satu peserta temu wicaraKepala BPSDMPtan memberikan tanggapanBeberapa hal yang disampaikan oleh 10 orang peserta yang terbagi dalam 2 sesi adalah sebagai berikut : 1). Adanya keinginan menjalin kerjasama antara Penyuluh Pertanian Lapang Kab. Purworejo dengan BPTP Jateng , 2). Beberapa peserta menyampaikan pertanyaan terkait inovasi teknolog pemberantasan hama tikus diantaranya dengan predator alami yakni dengan pemangsa Tito Alba/burung hantu, namun tidak aman karena menjadi sasaran pemburu, sehingga mngkin perlu dibuatkkan perda/perdes 3). Tentang beras merah yang memiliki peluang pasar yang prospektif namun kesulitan memperoleh benih beras merah yang tahan rebah, berproduksi tinggi dan pulen rasanya. Terkait beras merah ini BPTP menawarkan solusinya dengan Inpari 4 dan in pago 7. Selain itu untuk menghindari kerebahan tanaman padi bisa juga disiasati dengan menambah pupuk K, 4). Benih beras raja lele juga banyak diminati namun benihnya yang unggul masih langka. Beras rajalele ini termasuk varitas aromatik yang sedang diteliti oleh BPTP dalam aspek pemurniannya, 5). Adanya pengguna teknologi yang ingin memperoleh benih jagung putih setara hibrida, karena jagung yang ada tak tahan lama dan mengandung tepung yang sedikit. Berkaitan hal ini Badan Litbang Pertanian punya jagung putih varitas Anoman dan Srikandi, termasuk jenis komposit sehinggga bisa ditanam kembali dan untuk meningkatkan daya simpannya bisa dilakukan pengolahan menjadi beras jagung. Pertanyaan dan saran mendapat jawaban dan respon dari nara sumber BPTP Jawa Tengah maupun dari instansi terkait yang hadir. Semoga info ini bermanfaat.

 
Temu Teknis di KP Bandongan PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh jateng   

Ketua Panitia

Kegiatan Temu Teknis "Sistem Komunikasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian" yang diselenggarakan oleh BPTP Jawa Tengah di Kebun Percobaan Bandongan, Kabupaten Magelang, 15 Agustus 2014, merupakan salah satu dari rangkaian Acara Pekan Agro Inovasi dalam rangka HUT Badan Litbang Pertanian yang ke-40. Tema Temu Teknis ini yaitu “Sistem Komunikasi Pemasyarakatan Inovasi Teknologi Pertanian”.

Tujuan kegiatan ini, 1) untuk memberikan informasi hasil inovasi teknologi pertanian yang telah diadopsi oleh pengguna dan inovasi teknologi terbaru,  2) untuk merumuskan model sistem komunikasi pemasyarakatan inovasi teknologi pertanian secara efektif dan sinergis diantara stakeholder (Lembaga Penelitian, Lembaga Pendidikan, Dinas Teknis Terkait, Peneliti, Penyuluh, Kelompok Tani dan Petani), guna mendukung percepatan pembangunan secara berkelanjutan. Kegiatan ini dihadiri sekitar 35 peserta, terdiri dari Widyaswara BPSDMP Soropadan, Dosen STPP Magelang, Guru-guru Pertanian (SMK 1 Temanggung, SMK Kedawung, SPMA Ungaran) dan Peneliti / Penyuluh BPTP Jawa Tengah.

Nara SumberTiga Nara Sumber yaitu Dr. Ir. Bambang Sudaryanto, MP (Staf Pengajar STPP Magelang) dengan tema "Peran dan Fungsi Guru Pertanian dalam Percepatan Inovasi Teknologi Pertanian". Beliau menjelaskan bahwa pelaku utama yaitu Petani sebaiknya menjadi subyek (bukan obyek), sistem komunikasi antar stakeholder sebaiknya tidak berlawanan / tumpang tindih, dalam hal pemasaran perlu adanya inovasi karena akan sulit diterima jika bukan merupakan kebutuhan, perlu adanya manajemen keuangan petani, para penyuluh harus mengetahui metode apa yang tepat dalam menyampaikan informasi kepada petani. Ir. Kristio Sumarwono (Widyaswara) dengan tema Strategi Peningkatan Kapasitas Widyaswara dalam Percepatan Inovasi Teknologi Pertanian. Beliau menjelaskan bahwa Widyaswara dituntut untuk menjadi kompeten karena Widyaswara sebagai jembatan informasi (Innovation Bridge) diantara tiga stakeholder yaitu peneliti, penyuluh dan petani. Ir. Cahyati Setiani, M.Si (BPTP Jawa Tengah) dengan tema Hasil-hasil Litkaji BPTP Jawa Tengah. Beliau menjelaskan bahwa BPTP Jawa Tengah melakukan pendampingan SL-PTT padi, jagung dan kedelai di hampir seluruh wilayah Jawa Tengah, Kegiatan KRPL yang sedang berjalan dapat meningkatkan pendapatan, ada kegiatan Primatani (M-P3MI) dan pendampingan P2T3 dan peta AEZ 1:50.000 di Jepara.

PesertaPeserta yang hadir cukup banyak yang bertanya, memberikan saran dan informasi. Seperti BPSDMP Soropadan sudah banyak melatih Poktan, Gapoktan, Pelajar, Calon Pensiun. Perlu Pembangunan Karakter secara Terstruktur dan Terprogram dari SD, SMP, SMK. Informasi terbaru diharapkan disebarluaskan ke Sekolah Pertanian karena siswa yang ada berasal dari berbagai daerah. Untuk SMK Kedawung menerima Uji Multi Lokasi karena mempunyai lahan 20 ha, irigasi 2 embung dan panen padi terjadi 3 kali dalam setahun dan SMK ini membutuhkan Ahli Gaharu. Sebaliknya para Nara Sumber merespon pertanyaan, saran dan informasi dari Peserta. Seperti Dinas Pertanian tiap tahun menyelenggarakan Gelar Promosi Agribisnis, Lomba Cerdas Cermat SMK. Pendampingan tidak akan berlanjut jika tidak ada pendampingan karena Penyuluh yang ada terbatas. Pertanian bisa langgeng jika melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai. Beberapa kesimpulan dari hasil pertemuan ini antara lain BPTP Jawa Tengah : 1). Akan mengkomunikasikan Hasil-hasil Litkaji Unggulan; 2). Bapak / Ibu peserta pertemuan ini bisa dilibatkan dalam kegiatan BPTP Jawa Tengah (misal RPP / Rumah Pintar Petani); 3). Akan mendistribusikan kembali informasi yang ada ke Perpustakaan BPSDMP guna mempercepat informasi; 4). Akan dilakukan kerjasama dengan sekolah-sekolah pertanian; 5). Akan dirancang lagi pertemuan selanjutnya. (DD)

 
Open House BPTP Jateng 2014 PDF Cetak E-mail
Berita

Kepala BPTP Jateng memberi sambutansekdaAcara puncak rangkaian Pekan Agroinovasi Teknologi Spesifik Lokasi di Jawa Tengah adalah Open House. Kegiatan berlangsung 2 hari, 14 dan 15 Agustus 2014, berlokasi di KP Bandongan, Magelang. Tema kali ini, "Peran Kebun Percobaan dalam Mendukung Bioindustri dan Keanekaragaman Pangan". Pembukaan dihadiri sekitar 300 orang, terdiri dari masyarakat sekitar, petani, penyuluh termasuk undangan SKPD dan instansi terkait. Di awali dengan peninjauan display keragaan inovasi terknologi, diantaranya, 1) MKRPL, berbagai tanaman yang sudah jarang dan langka dengan inovasi pengendalian hama, 2) Integrasi tanaman dan ternak, tanaman dipupuk dari limbah digester biogas kotoran sapi, display teknologi pakan sapi potong dan sapi perah dengan bahan lokal yang murah dan mudah didapat, serta Ayam KUB 3) tanaman padi varietas unggul Inpari 10, 20 dan 30 dengan sistem penanaman menggunakan indotransplanter Jarwo (jajar legowo) dan pengendalian hama tikus. Bupati Magelang yang diwakili Sekda Agung Trijaya, SH.,MSi., menyampaikan potensi yang ada di Kabupaten Magelang, termasuk yang di ada di KP Bandongan ini. Telah banyak teknologi yang sosialisasikan oleh BPTP Jateng di Magelang diantaranya, varietas unggul padi dan budidaya jagung, cabe, teknologi budidaya kambing, sapi dan itik. Dalam sambutan ini ada 3 hal yang ditekankan yakni 1. Peningkatan promosi teknologi, misal BPTP memprogramkan percontohan di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang 2. Penyajian data kendala penerapan inovasi teknologi yang belum tersaji dan 3. Agar bebas muatan politik dalam menyebarluaskan inovasi teknologi. Beliau sekaligus membuka seraca resmi open house kali ini.

publikasiPenerima hadiah KTI Penyuluh 2014Acara pembukaan open house dilanjutkan penyerahan publikasi cetak inovasi teknologi pertanian dari BPTP Jateng kepada kepala-kepala SKPD setempat sebagai upaya diseminasi hasil-hasil pengkajian Badan litbang Pertanian. Launcing SMS center BPTP Jateng merupakan segmen penting. SMS Center dengan nomor 082242282014, saat itu juga dicoba dan mendapat respon sangat baik. Kepala Seksi Kerjasama dan Pelayanan Pengkajian BPTP Jateng, Dr. Forita D.A, selanjutnya menyerahkan secara simbolis bantuan benih kepada petani. Kepala BPTP Jateng, Dr. Moh. Ismail Wahab, bersama Prof. Bambang Sudaryanto, selaku ketua tim juri lomba karya tulis ilmiah bagi penyuluh se Jawa Tengah melakukan penyerahan hadiah bagi pemenang. Pemenang lomba KTI Penyuluh se provinsi Jawa Tengah sesuai peringkat, yaitu, 1) Wahyudi, S.Pt., M.Sc. dari Dinas Pertanian, Peternakan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, 2)  Aris Fajar Rokhani, S.Pt dari BKPPP Kab. Boyolali, 3) Bot Pranadi, S.TP dari Dinas Pertanian TPH Kab. Wonogiri, 4) Ir. Nurul Ashar dari Dipertanhut Kab. Pemalang dan 5) Ir. Sutiyo Purwono dari BKPPP Kab. Boyolali. Open House 2014 bertujuan untuk 1) promosi dan sosialisasi inovasi teknologi hasil Badan Litbang Pertanian kepada stakehorders dan pengguna, 2) tukar informasi antra penghasil dan pengguna teknologi dan 3) umpan balik dari stake holder dan pengguna teknologi mengenai hasil penelitian dan pengkajian. (UN,YW,AT)

 
Bioindustri dan Kedaulatan Pangan PDF Cetak E-mail
Berita

Lokakarya 2014panelPeran Inovasi Teknologi Pertanian dalam Pengembangan Bioindustri Berkelanjutan untuk Mewujudkan Kedaulayan Pangan, menjadi tema seminar dan Teknologi Sistem Jajar Legowo dan Mekanisasi Secara Penuh untuk Kedaulatan Pangan Beras Berkelanjutan dan Terciptanya Sistem Pertanian Bioindustri menjadi tema lokakarya yang diselenggarakan BPTP Jawa Tengah. Seminar dan lokakarya ini merupakan rangkaian acara Pekan Agro Inovasi dalam rangka HUT Badan Litbang Pertanian ke 40 dan Hari Kebangkitan Teknologi ke 19 yang pada tahun ini dipusatkan di Jawa Tengah. Kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan provinsi Jateng, Universitas Kristen Satya Wacana dan Universitas Diponegoro dilaksanakan 12 Agustus 2014, di Auditorium UKSW Salatiga. Dihadiri sekitar 200 peserta, dengan menampilkan 3 makalah utama, dan 129 makalah penunjang dengan 32 presentasi oral dan 97 presentasi poster.Gubernur Jateng dalam sambutannya yang disampaikan oleh Ir. Gayatri Indah Cahyani, M.Si, mengingatkan tentang perlunya modernisasi pertanian, hubungannya dengan berkurangnya tenaga kerja sektor pertanian karena saat ini 35% petani telah beralih profesi. Alat pertanian modern mengambil peran penting sektor pertanian, karena dapat mengurangi penggunaan jumlah tenaga kerja.

SekbaDr. Agung Hendriadi, yang menyampaikan makalah Kepala Balitbang Pertanian, Dr. Haryono mengemukakan tentang Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) yang mengarahkan pembangunan pertanian kepada bioindustri berkelanjutan. Beliau juga menjelaskan 3 prototipe pembangunan pertanian 2015 di Jateng, yaitu 1) Model biosiklus terpadu padi-sapi di Bandongan, Kab. Magelang, 2) Model bioindustri padi-horti-sapi pada agroekosistem sawah irigasi di Jawa Tengah, 3) Sistem usaha pertanian berbasis sapi perah dalam rangka mendukung bioindustri di perdesaan. Kesimpulan makalah Kepala Balitbangtan berjudul “Konsep dan Prototipe Sistem Pertanian Bioindustri Berkelanjutan pada Komoditas Strategis’ adalah, 1) Pertanian bioindustri merupakan sebuah keniscayaan, 2) Prototipe/model bioindustri sebagai media pembelajaran bersama, 3) Perlu perhatian pada karakter spesifik lokasi pertanian, 4) Perlu pengembangan jejaring kerjasama antar stakeholder dan 5) Penentu keberhasilan : Sinergitas program, fokus pada komoditas unggulan dan berbasis kawasan. Pemakalah utama kedua adalah Dr.Eng. Hotmatua Daulay, M.Eng.B.Eng (Kemenristek) dengan makalah berjudul “Penguatan SistemInovasi Daerah dalam Mendukung Daya Saing Daerah. Prof. Dr. Ir. Sony Heru Priyanto, MM (UKSW) dengan makalah berjudul “Teknologi Siap Terap untuk Mendukung Pengembangan Sistem Pertanian Bioindustri Berkelanjutan pada Komoditas Strategis. Lokakarya, membahas antara lain, 1) Program strategi pencapaian kedaulatan pangan beras di Jateng, 2) Adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di bidang pertanian, 3) Teknologi mekanisasi pertanian untuk mendukung kedaulatan pangan beras, 4) Peran penyuluh pertanian dalam pemasyarakatan inovasi teknologi untuk kedaulatan pangan beras, 5) pengaruh pemberian pupuk organic cair biofarm pada peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen tanaman padi jenis Ciherang. Pada akhir acara, ada hadiah kejutan menarik dari sponsor berupa Galaxi SII untuk presentasi poster terbaik. Hadiah diraih peserta dari Balitkabi dan hadiah kejutan lainnya diraih peserta dari BPTP Bali.

 
Panen Perdana Perbenihan Bawang Merah Melalui Biji (True Seed Shallot/TSS) PDF Cetak E-mail
Berita
Oleh Administrator   
Senin, 11 Agustus 2014 16:29

NarasumberPanen Rangkaian acara pada Pekan Agro Inovasi dalam rangka HUT Badan Litbang Pertanian di BPTP Jawa Tengah, salah satunya adalah Panen Perdana Perbenihan Bawang Merah Melalui Biji (True Seed Shallot/TSS). BPTP Jawa Tengah melakukan kegiatan pengkajian “ Perbaikan Teknologi Bawang Merah Melalui Biji (True Seed Shallot/TSS) di Tingkat Petani mendukung Program Mandiri Benih” yang merupakan kegiatan Kerjasama Kemitraan Pengkajian dan Pengembangan Inovasi Pertanian Spesifik Lokasi (KKP3SL) 2014. Kegiatan ini mengkaji model perbenihan TSS sistem tabela (tanam benih langsung) dengan produk umbi mini, untuk selanjutnya akan diperbanyak di petani penangkar hingga dilepas sebagai benih untuk umbi konsumsi. Dengan model ini, petani yang terbiasa menggunakan umbi sebagai sumber benih dapat memperoleh benih bermutu tanpa mengalami perubahan dalam teknik budidayanya. Kegiatan ini melibatkan pakar bawang merah dari Fakultas Pertanian UGM yaitu Dr. Endang Sulistyaningsih, peneliti TSS dari Balai Penelitian Tanaman Sayuran (Balitsa), Ir. Rini Rosliani,M.Si dan Ir. Ani Mulyani yang menjabat Kepala Seksi Sayuran, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Tengah. Panen perdana ini dilaksanakan 11 Agustus 2014 oleh Direktur Perbenihan yang dalam hal ini diwakili Kepala Seksi Benih Sayuran, Ir. Muning Ekowati, MSi, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikutura Provinsi Jawa Tengah yang diwakili Kepala Bidang Hortikultura, Ir. Sumantri, MS dan Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Moh. Ismail Wahab di lahan Visitor Plot BPTP Jawa Tengah. Acara ini mendapat apresiasi yang sangat positif dari sekitar 100 undangan yang hadir, karena perbenihan bawang merah dengan TSS sistem tabela ini dinilai merupakan inovasi pertanian yang baru dan sangat dibutuhkan petani, khususnya petani bawang merah di Jawa Tengah. Peserta panen perdana terdiri dari berbagai komponen yang terkait perbenihan bawang merah yaitu dari Direktorat Perbenihan Hortikultura, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Jawa Tengah, Bank Indonesia Semarang, Tegal dan Solo, BPSB Provinsi Jawa Tengah, BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah, Perguruan Tinggi, Dinas Pertanian 9 Kabupaten sentra bawang merah di Jawa Tengah, PT East West selaku produsen benih TSS di Indonesia dan penangkar/calon penangkar benih bawang merah se Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Ir. Muning Ekowati MSi, sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena mendukung program perbenihan Dirjen Perbenihan. Lanjutnya lagi, tentang sertifikasi benih bawang merah dapat dilakukan bila telah ada sistem perbenihan kemudian diharmonisasikan dengan sistem perbenihan lain yang telah ada. Beliau juga mengapresiasi dukungan dari Balitsa sebagai penghasil teknologi dan BPTP sebagai yang pengimplementasi teknologi, diharapkan kerjasama perbankan dan pemerintah daerah mendukung pengembangan perbenihan bawang merah ini. Dalam rangkaian kegiatan panen perdana ini, juga dilaksanakan diskusi antar komponen pendukung perbenihan di Jawa Tengah yang dipimpin langsung oleh Kepala BPTP Jawa Tengah, Dr. Moh. Ismail Wahab. Beberapa hal menarik dalam diskusi ini diantaranya, 1) Kerjasama dengan BI telah ada, diharapkan akan berkembang, 2) Perlu adanya kelembagaan penangkar benih, 3) Perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) perbenihan bawang merah, 4) Pendampingan di lapangan oleh BPTP dan Balitsa serta penyuluh untuk pendampingan berkelanjutan. 5) Dukungan dari semua pihak, baik pemerintah pusat dan daerah, dan pihak swasta. Diskusi sangat menarik ada kesepakatan program dan kegiatan, misalnya, BI dengan program yang memerlukan lahan untuk perbenihan sedangkan Dinas Pertanian Kabupaten Brebes mempunyai lahan luas. Begitu juga dengan swasta penangkar yang siap menjadi mitra. Semua pihak berharap pertemuan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan yang lebih konkret. Hari yang sama di BPTP Jateng dilakukan kegiatan donor darah yang juga merupakan rangkaian kegiatan Pekan Agro Inovasi.

LAST_UPDATED2
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

SDM Profesional

Penyuluh Madya
Ir. Ekaningtyas Kushartanti, MP menyelesaikan S1 pada UNS Surakarta dengan jurusan Agronomi pada tahun 1983, S2 jurusan Penyuluhan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada Yogyakarta (2001).
Joomla Templates by JoomlaVision.com