Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

DATA SATELIT PROVINSI JATENG

banner2
Banner5
banner1
Banner4
Banner3
katam
PHSL IRRI

Kalender Kegiatan

<<  Nov 2014  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
       1  2
  3  4  5  6  7  8  9
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini514
mod_vvisit_counterMinggu Ini4393
mod_vvisit_counterBulan Ini14819
mod_vvisit_counterSemua166391


Temu Lapang Produksi Benih Sumber Kedelai Varietas Anjasmoro, Grobogan Dan Gema PDF Cetak E-mail

tlkdltlkTemu Lapang Produksi Benih Sumber Kedelai Varietas Anjasmoro, Grobogan dan Gema dilaksanakan pada tanggal 13 Mei 2014 di Kelompok Tani Sumber Makmur Desa Banjarejo Kecamatan Puring Kabupaten Kebumen. Tujuan temu lapang adalah untuk menyebarluaskan dan memberikan informasi kepada petani, produsen/penangkar benih kedelai dan instansi terkait bahwa BPTP Jawa Tengah telah mengembangkan dan memproduksi benih kedelai kelas FS varietas Anjasmoro, Grobogan, Gema dan Gepak Kuning. Kegiatan produksi benih sumber kedelai BPTP Jawa Tengah bertujuan untuk memenuhi ketersediaan benih kedelai di Jawa Tengah sebagai upaya untuk mendukung empat program sukses pembangunan pertanian Indonesia serta mendukung program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk mencapai swasembada kedelai. Secara nasional kebutuhan konsumsi kedelai sebesar 2,5 juta ton, sedangkan produksi kedelai lokal pada tahun 2012 hanya 843.153 ton dan tahun 2013 berdasar angka ramalan I BPS mencatat hanya 847.167 ton. Dengan demikian terjadi defisit kedelai setiap tahunnya diperkirakan sebanyak 1,05 juta ton dan harus dicukupi dengan impor kedelai. Berdasarkan data tersebut maka, Jawa Tengah sebagai salah satu penyuplai kedelai ditingkat nasional diharapkan mampu berperan serta dalam meningkatkan produksi kedelai. Peningkatan produksi kedelai menuntut tersedianya benih kedelai unggul bermutu dan berkualitas sehingga Benih Unggul Bermutu (BUB) merupakan salah satu faktor dan penentu dalam pencapaian peningkatan produksi pertanian. Benih unggul bermutu akan efektif apabila tersedia tepat waktu, mutu, jenis pilihan, jumlah, tempat dan cara pelayanan, harga terjangkau, serta tersedia secara berkesinambungan. Hal ini akan menjadi kunci peningkatan modernisasi pertanian, peningkatan produksi, peningkatan peluang agribisnis, peningkatan bahan pangan, dan ketahanan pangan yang mandiri dan berdaulat. Sehingga peran BPTP Jawa Tengah diharapkan akan mampu menyediakan benih kedelai pada kondisi yang tepat. Benih kedelai yang diproduksi di Desa Banjarejo Kecamatan Puring Kabupaten Grobogan adalah klas FS sebanyak 13 ton meliputi 2,5 ton varietas Grobogan, 6 ton varietas Anjasmoro, 0,5 ton varietas Gema dan 4 ton varietas Gepak Kuning. Benih kedelai klas FS tersebut akan diproduksi kembali menjadi benih kedelai klas SS oleh BPTP Jawa Tengah melalui kerjasama dengan petani. Benih kedelai klas SS akan didistribusikan atau dihibahkan kepada para produsen dan penangkar benih di wilayah Jawa Tengah dengan tujuan untuk dikembangkan kembali menjadi benih kedelai klas ES. Kegiatan yang dilakukan pada saat temu lapang meliputi kunjungan lapang oleh petani, tebak ubinan kedelai, panen kedelai secara simbolik oleh pejabat dan diskusi lapang antara petani, peneliti dan pengambil kebijakan. Acara Temu Lapang Produksi Benih Sumber Kedelai di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bapak H. Adi Pandoyo, SH, M.Si yang mewakili Bupati Kebumen serta Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Grobogan Ir. Puji Lestari. Dalam sambutannya, Sekda dan Kepala Dispertanak Kab. Kebumen memberikan motivasi kepada para petani agar selalu kreatif dan saling bekerjasama dalam melaksanakan usahatani agar produksi dan produktivitasnya meningkat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Instansi lain yang turut hadir dalam kegiatan temu lapang adalah DPRD Kab. Kebumen, Komandan Distrik Militer (Dandim) Kab. Kebumen, Dispertan TPH Prov. Jateng dan Bakorluh Prov. Jateng yang diwakili oleh BPSB Prov. Jateng, Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Puslitbangtan) dan Balai Penelitian Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi). Jumlah peserta temu lapang sebanyak 250 orang yang terdiri dari petani di lokasi sekitar, kelompok tani, petani kooperator, produsen/pengangkar benih, Camat Puring, Muspika, kepala desa di kecamatan puring, Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) dan THL-TPB, peneliti, pengambil kebijakan ditingkat kabupaten serta dari unsur swasta. (C)

 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com