Print this page

JATENG, TIDAK ADA KATA PACEKLIK!

Created at 18 December 2017 Written by 
Published in Berita

Senin, 18 Desember 2017. Demikian kalimat yang bisa menggambarkan tentang panen padi dimana-mana di Jateng. Paceklik atau musim kekurangan pangan sebab pertanian mengalami kegagalan hasil panen, tidak berlaku di Jateng saat ini. Desember yang umumnya merupakan masa tanam padi, namun banyak juga yang sedang memanen hasil sawah. Gerakan panen di Prov. Jateng, dilakukan di 8 Kabupaten. Yaitu Purbalingga, Brebes, Magelang, Banyumas, Purworejo, Semarang, Pemalang,  dan Tegal. Tersebar di duapuluh titik  atau desa. Rata-rata Provitas 6,68 ton/ha. 

 

 

Panen padi di Kabupaten Brebes, oleh Kelompok Tani (KT) Karang Tani, Desa Kalilangkap, Kalinusu, Kalisumur, Kec. Bumiayu (Luas Panen 32 ha, Varietas Situbagendit dan Provitas 6,2 ton/ha). Di Kabupaten Magelang, Desa Krasak, Kec. Salaman (Luas panen 3 ha, Varietas IR64 dan Provitas 4,5 ton/ha). Kabupaten Banyumas, KT Sri Widayat, Desa Pasinggangan (Luas panen 1 ha, Varietas Ciherang dan Provitas 5,7 ton/ha). Di Kabupaten Purworejo, Desa Jetis, Kec. Piano (Luas panen 1 ha, Varietas Sintanur dan Provitas 5,4 ton/ha). Selanjutnya, Kabupaten Semarang, Desa Karanganyar dan Pojoksari, Kec. Ambarawa (Luas panen 3,5 ha, Varietas Sri Makmur dan Provitas 8 ton/ha). Di Kabupaten Pemalang, Desa. Karanganyar, Kec. Bantarbolang (Luas Panen 10 ha, Varietas Ciherang dan Provitas 5,58 ton/ha). Lalu, di Kab. Tegal, KT Tani Ngudi Raharjo, Desa. Tembayat, Kec. Margasari (Luas Panen 1 ha, Varietas IR64 dan Provitas  7,3 ton/ha). Selain kabupaten-kabupaten tersebut, ada kabupaten lain yang sudah memasuki masa panen, diantaranya yaitu, Demak dan Pati. 

 

 

 

Read 196 times